Bupati Askolani Kukuhkan FKKDI Banyuasin, Ingatkan Kades Hati-Hati Bicara dan Fokus Jalankan Asta Cita
BANYUASIN – Pengukuhan Forum Komunikasi Kepala Desa Indonesia (FKKDI) Kabupaten Banyuasin periode 2025–2030 berlangsung hangat namun penuh penegasan. Acara yang digelar di Graha Sedulang Setudung, Senin (17/11), ini dipimpin langsung Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., dan dihadiri ratusan kepala desa dari seluruh wilayah Banyuasin.
Dalam arahannya, Askolani memberi pesan keras kepada seluruh kepala desa agar lebih berhati-hati dalam bersikap dan berkomunikasi di ruang publik. Ia menyinggung perubahan zaman yang membuat setiap informasi menyebar begitu cepat, termasuk potensi viralnya peristiwa-peristiwa yang menyangkut pejabat publik.
“Dunia sudah berubah 180 derajat. Sekarang apa pun bisa tersebar dalam hitungan menit. Karena itu hati-hati dalam bertindak, berbicara, dan berprilaku kepada siapa pun,” tegas Askolani.
Tidak berhenti di situ, Bupati Banyuasin juga mewanti-wanti seluruh kades untuk tetap fokus menjalankan program prioritas daerah sesuai Asta Cita Bupati dan Wakil Bupati. Kendati pemerintah daerah saat ini melakukan efisiensi anggaran, ia menekankan agar para kepala desa tidak kehilangan semangat.
“Efisiensi bukan alasan berhenti bekerja. Program prioritas harus tetap jalan—gerakan menanam sayur, beternak, menanam padi, dan banyak program lain yang langsung menyentuh masyarakat,” kata Askolani.
Askolani juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kepala desa yang hadir dan berharap FKKDI menjadi wadah komunikasi yang mampu memperkuat pemerintahan desa sekaligus mendorong kemajuan desa-desa di Banyuasin.
