Umir Tono S.H, di Mandatkan Pimpin Kepengurusan BDN Banyuasin, Ini Pesan DPW BDN Sumsel

Banyuasin — Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Dapur Nasional (BDN) Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Ir. H. Rahidin H. Anang, M.S, memberikan surat mandat Ketua Badan Dapur Nasional Kabupaten Banyuasin Umir Tono S.H untuk membentuk kepengurusan BDN Kabupaten Banyuasin, di gedung auditorium Pemkab Banyuasin.

 

Acara ini dihadiri langsung Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani S.H,.M.H, Diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Banyuasin Aminuddin S.Pd,.S.IP,.MM, dan Dr. Drs. Ali Sadikin,.M.Si, Ketua BPW BDN Sumsel Dr. Ir. H. Rahidin H. Anang.,M.S, Serta unsur jajaran forkopimda kabupaten Banyuasin.

 

Pada sambutannya, Rahidin menyampaikan bahwa Badan Dapur Nasional merupakan organisasi nonstruktural yang berada langsung di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN). Keberadaan BDN ini memiliki peran strategis dalam mengawasi secara langsung pelaksanaan program unggulan Presiden Republik Indonesia bapak Prabowo, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

“BDN ini bukan organisasi struktural pemerintahan. Kita berada langsung di bawah Badan Gizi Nasional untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan tepat sasaran, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Rahidin, Jum’at (23/1/2026).

 

Ia juga mengingatkan Ketua BDN Kabupaten Banyuasin agar selektif dalam memilih jajaran pengurus, dengan mengutamakan komitmen dan dedikasi kerja di lapangan.

 

“Pilihlah pengurus yang benar-benar siap bekerja, mau turun ke lapangan, dan mendedikasikan diri. Jangan sampai ada pengurus yang baru bekerja sedikit tapi sudah mempertanyakan soal gaji,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Rahidin secara khusus menghimbau agar pengurus BDN tidak berasal dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

 

Menurutnya, hal tersebut penting untuk menghindari potensi konflik kepentingan maupun temuan administrasi di kemudian hari.

 

“Saya berpesan, jangan memilih ASN atau PPPK sebagai pengurus. Kita ingin BDN ini berjalan bersih, fokus, dan tidak menimbulkan persoalan hukum atau administrasi ke depan,” katanya.

 

Sementara itu, Ketua BDN Kabupaten Banyuasin Umir Tono S.H, menyatakan kesiapan dirinya bersama seluruh pengurus untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab organisasi, khususnya dalam mengawal pelaksanaan program MBG di wilayah Banyuasin.

 

“Kami siap bekerja maksimal, bersinergi dengan semua pihak, dan memastikan program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah demi mewujudkan banyuasin bangkit adil dan sejahtera,” ujar umir tono.

 

Ditempat yang sama Asisten I Aminuddin, mengungkapkan bahwa BDN kabupaten Banyuasin ini merupakan salah satu mitra strategis Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam mendukung dan mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah.

 

“BDN merupakan salah satu mitra strategis Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Peran dan kontribusinya sangat dibutuhkan dalam mendukung terwujudnya visi dan misi Kabupaten Banyuasin guna mempercepat pencapaian program-program prioritas, khususnya yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan, pembangunan sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” Ungkap Aminuddin.

 

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Banyuasin terbuka terhadap kerja sama yang konstruktif dan berkelanjutan, selama sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah dan mengedepankan kepentingan masyarakat luas.

 

“Semoga kemitraan yang telah terjalin dapat terus diperkuat melalui komunikasi yang baik, koordinasi yang solid, serta komitmen bersama untuk membangun Banyuasin yang bangkit adil dan sejahtera,” tambahnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *